Ada saat kita produktif dan lancar menulis, namun tidak kurang pula saatnya kita seperti tidak tahu akan menulis apa dan memulai dari mana.
Utamanya atas pertimbangan/ketakutan yang muncul akibat tulisan” kita dalam blog pada kehidupan nyata.
Apakah kita perlu membuat blog lain, sebagai blog anoname yang benar” bisa menjadi wahana menulis, layaknya diary, tanpa harus khawatir (walau mungkin terlalu berlebihan) akan konsekuaensi negatif.
Mengingat sifat media online yang memiliki arsip, utamanya oleh mensin pencari seperti google, yang dengan mudah dapat diunduh dari belahan manapun di dunia ini. Bahkan tulisn kita pada blog ini, meski telah dihapus sekalipun masih tetap tersimpan
Pertanyaannya perlukah kita membuat ‘hidden blog’ alias blog yang sama” sekali tidak terkai dengan identitas kita agar bisa tetap berfikir merdeka, ataukah kecemasan ini terlalu berlebihan?!
Nyang Ngomentarin